Nama : Ali FathoniNim : 130401140237
UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG
MATERI IPA KELAS 5 SD
Mata
Pelajaran
: IPA
Kelas/Program
: V / SEKOLAH DASAR
Semester
: 2 (dua)
Standar Kompetensi : 5. Memahami
hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya
Kompetensi
dasar : 5.1 Mendeskripsikan
hubungan antara gaya, gerak dan energi melalui percobaan (gaya gravitasi, gaya
gesek, gaya magnet).
I.
Hubungan
antara gaya, gerak, dan energi serta fungsinya.
A. Pengertian Gaya
Gravitasi
Pasti pernah
melihat buah mngga yang jatuh dari pohonnya kan? itulah contoh dari gaya
gravitasi bumi dan masih banyak lagi contoh yang lainnya misalnya buah kelapa
yang jatuh ke bawah dari pohonnya, daun berguguran dari pohon. Untuk yang
lainnya coba sendiri contohnya ya.
Apa pengaruh gaya grafitasi bumi? pasti sudah tahu kan
jawabannya? jawabannya adalah semua benda akan jatuh ke bawah lebih tepatnya
semua benda akan tertarik ke pusat bumi. Terus kalau benda yang jatuh tadi
sudah menyentuh bumi, apakah gaya grafitasi masih ada? jawabannya adalah masih,
terbukti semua benda yang ada di atas bumi menempel di bumi. Kita masih bisa
bermain sepeda, berlari-lari, dan lain-lain. Bisa dibayangkan kalau tidak ada
gaya gravitasi bumi apa yang terjadi? pasti kita tidak bisa bermain-main.
Apakah ada tempat yang tidak ada gaya gravitasinya?
ada. Sebagai contoh adalah bulan. Seorang astronot yang pergi ke bulan akan
melayang saat jalan karena tidak ada gaya gravitasi.
Penemu gaya gravitasi adah Sir Issac Newton. Teori
gaya gravitasi muncul ketika ia melihat apel jaruh dari pohon di kebunnya.
Menurut Newton gerak jatuhnya buah apel akibat adanya gaya gravitasi.
Gaya Gravitasi adalah gaya tarik menarik antar
partikel yang ada di alam semesta. Jika tidak ada gaya gravitasi di Bumi ini,
maka semua benda akan melayang-layang di udara.
B.
Pengertian Gaya Gesek
Gaya gesek adalah gaya yang menahan gerak benda agar benda itu dapat
berhenti bergerak. Besar kecilnya gaya
gesek sangat dipengaruhi oleh permukaan benda yang bergesekan (kasar/ licin).
Semakin licin permukaan gaya gesek semakin kecil, dan begitu pula dengan
permukaan yang kasar. Semakin kasar permukaan gaya gesek semakin besar.
Contoh Manfaat Gaya Gesek:
a. Menghentikan benda yang sedang bergerak.
b. Menahan benda agar tidak bergeser.
c. Menghasilkan panas, misalnya gaya gesek yang timbul
ketika kita menggosokkan kedua belah tangan kita dapat menghangatkan badan.
d. Mengikis benda, sebagai contoh gaya gesek yang timbul
dari ampelas terhadap kayu dapat membuat kayu menjadi halus.
e. Mencegah benda tergelincir, contoh gaya gesek antara
sepatu dan lantai membuat kita tidak tergelincir.
Gaya Gesek adalah gaya yang menimbulkan hambatan
ketika dua permukaan saling bersentuhan.Keuntungan dan kerugian gaya gesek:
1) Keuntungan gaya gesek
a) Membantu benda bergerak tanpa tergelincir
b) Menghentikan benda yang sedang bergerak
2) Kerugian
gaya gesek
a) Menghambat gerakan
b) Menyebabkan aus
Memperbesar dan
memperkecil gaya gesek:
1)
Contoh
memperbesar gaya gesek:
Memasang pul pada sepatu sepak bola, agar dapat
digunakan pada lapangan rumput,
Pembuatan alur-alur pada ban kendaraan,Pemasangan rem pada roda kendaraan, dll.
Pembuatan alur-alur pada ban kendaraan,Pemasangan rem pada roda kendaraan, dll.
2)
Contoh cara memperbesar
dan memperkecil gaya gesek:
Contoh cara memperbesar gaya gesek :
a. Melapisi benda dengan karet/pul.
b. Membuat alur pada ban mobil.
c. Memperluas permukaan benda.
d. Memasang paku-paku pada alas sepatu bola agar pemain
bola tidak mudah tergelincir ketika berlari di lapangan rumput.
e. Membuat alur pada permukaan ban untuk meningkatkan
daya cengkeram ban dengan permukaan tanah.
Cara memperkecil gaya gesek :
a. Membuat bentuk pesawat terbang yang ramping untuk
mengurangi gaya
gesek antara badan pesawat dengan udara
gesek antara badan pesawat dengan udara
- Memasang roda.
- Memasang bantalan peluru.
- Menghaluskan permukaan benda.
- Memakai pelumas.
- Memperkecil luas permukaan benda.
- Menaburkan bedak atau tepung kanji di atas meja karambol agar biji karambol dapat bergerak lancar.
Memberikan pelumas pada rantai kendaraan,Memasang roda
pada gerobak,Memasang kayu gelondongan di bawah benda, agar dapat bergerak
dengan lebihlancar, dll
C. Pengertian
Gaya Magnet
Benda yang
dapat ditarik oleh magnet disebut benda magnetic. Sebagai contohnya : mangkuk
besi, klip, tiang lampu besi, dll. Sedangkan benda yang tidak dapat ditarik
oleh magnet disebut benda diamagnetic. Misalnya: plastik, kertas, buku tulis,
kain, kaca, dll. Medan magnet adalah suatu medan yang di bentuk dengan
menggerakkan muatan listrik yg bergerak lainnya.
Setiap magnet mempunyai 2 kutub yaitu kutub utara dan
selatan. Kekuatan sifat magnet paling besar terdapat pada kutub-kutubnya. Jika
kutub senama (utara-utara atau selatan-selatan) dihadapkan maka kedua magnet
akan saling menolak. Jika kutub yang berbeda (utara-selatan) dihadapkan maka
kedua magnet akan saling menarik.
Cara membuat magnet :
Cara membuat magnet :
a. Gosokan yaitu dengan menggosok-gosokkan besi atau baja
dengan magnet secara searah.
- Induksi yaitu dengan mendekatkan magnet terhadap benda logam yang akan dijadikan magnet. Sifat kemagnetan bersifat sementara, karena saat magnet diajuhkan benda logam tidak lagi bersifat magnet.
- Aliran listrik yaitu dengan mengaliri aliran listrik pada benda logam yang akan menghasilkan magnet listrik (elektromagnetik). Sifat kemagnetan bersifat sementara karena saat aliran listrik dimatikan benda logam tidak lagi bersifat magnet.
Cara menghilangkan magnet : Dibakar, dibanting –
banting, dipukul – pukul.
1) Benda Magnetis dan Non-magnetis
Benda magnetis adalah benda-benda yang dapat ditarik
oleh magnet, misalnya: besi,baja, aluminium, dll.
Benda Non-magnetis adalah benda-benda yang tidak dapat
ditarik oleh magnet,misalnya: plastik, kayu, kaca, kain, karet, dll.
2) Menunjukkan kekuatan gaya magnet
Gaya tarik pada magnet dapat menarik benda-benda tertentu. Benda- benda
yang dapat tertarik oleh magnet disebut benda yang bersifat magnetis sedangkan
benda-benda yang tidak dapat tertarik oleh magnet disebut benda yang tidak
magnetis.
Gaya magnet masih berpengaruh terhadap benda-benda logam meskipun ada
penghalang di antara magnet dan benda yang ditariknya. Besarnya daya tembus
gaya magnet dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jenis penghalang,
tebal tipisnya penghalang, dan kekuatan magnet. Selain itu, pengaruh gaya
magnet juga ditentukan oleh jarak magnet dengan benda.
Kekuatan gaya tarik magnet tidaklah sama di setiap sisi atau bagiannya.
Gaya magnet paling kuat terletak di kutub-kutub magnet. Perhatikan gambar di
bawah ini!
Serbuk besi
lebih banyak berada di sekitar kutub-kutub magnet!!!
Daerah di sekitar magnet yang masih dipengaruhi oleh gaya magnet
disebut medan magnet. Area medan magnet itu biasa ditunjukkan dengan
garis-garis gaya magnet. Garis-garis gaya magnet tersebut saling bertemu di
ujung kedua kutubnya.
Magnet mempunyai dua kutub. Pada keadaan bebas, magnet akan selalu
menunjuk ke arah utara dan selatan. Ujung magnet yang mengarah ke utara disebut
kutub utara, sedangkan ujung magnet yang mengarah ke selatan disebut kutub
selatan. Biasanya kedua ujung magnet diberi warna yang berbeda untuk membedakan
kedua kutub magnet itu. Apa yang terjadi jika dua buah kutub magnet saling
didekatkan?
Kutub-kutub magnet mempunyai sifat-sifat khusus. Saat kutub yang sama
dari dua buah magnet batang saling didekatkan, keduanya akan saling menolak.
Sebaliknya jika kutub yang berbeda dari dua magnet didekatkan, akan terjadi
tarik-menarik. Perhatikan gambar di bawah!
Gaya tarik magnet banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Gaya
tarik magnet digunakan pada berbagai macam alat, mulai dari alat yang sederhana
hingga alat yang rumit. Magnet digunakan pada alat-alat berikut.
- Ujung gunting untuk memudahkan mengambil jarum jahit.
- Bel listrik untuk menggerakkan pemukul lonceng.
- Papan catur agar buah catur tidak mudah terguling.
- Kompas sebagai penunjuk arah utara-selatan.
- Dinamo sepeda dan generator untuk membangkitkan tenaga listrik.
- Alat untuk mengangkut benda-benda dari besi.
Magnet dibedakan menjadi dua macam
berdasarkan cara terbentuknya. Magnet tersebut yaitu magnet alam dan magnet
buatan. Magnet alam terjadi secara alami, contohnya magnet bumi. Magnet buatan
merupakan magnet yang sengaja dibuat. Ada beberapa bentuk magnet buatan,
misalnya magnet batang, tabung (silinder), jarum, huruf U, dan magnet berbentuk
ladam (tapal kuda).
Benda-benda yang terbuat dari besi dan baja dapat dibuat menjadi magnet
dengan cara-cara tertentu. Bagaimanakah cara membuat magnet dari benda-benda
itu?
Cara
Induksi
Pembuatan magnet secara induksi sangat mudah dilakukan. Akan tetapi,
sifat kemagnetan hasil induksi ini bersifat sementara. Caranya dengan
menempelkan benda-benda yang terbuat dari logam (besi atau baja) dengan
magnet. Benda yang terbuat dari logam ini akan menjadi bersifat magnet. Namun,
jika magnet dilepaskan, sifat kemagnetan benda tersebut juga akan hilang.
Cara
Gosokan
Magnet yang digosokkan ke suatu batang besi atau baja dapat menyebabkan
batang besi atau baja mempunyai sifat kemagnetan. Semakin lama waktu
penggosokan, semakin lama pula sifat kemagnetan bertahan di dalam batang besi
atau baja tersebut.
Dialiri
arus listrik
Magnet
dapat dibuat dengan cara mengalirkan arus listrik searah ke dalam suatu
penghantar. Magnet yang ditimbulkan disebut elektromagnet. Elektromagnet
pertama kali ditemukan oleh Hans Christian Oersted pada tahun 1819.
Elektromagnet bersifat sementara. Artinya, jika arus listrik diputus, sifat
magnet itu akan hilang. Kita dapat membuat elektromagnet mempunyai kekuatan
lebih besar dengan menambah jumlah baterai dan menambah jumlah lilitan.
II.
Alasan pembuatan media pembelajaran materi gaya
Membuat magnet dari sisir yang di gesekan kerambut, buah yanng jatuh dari
pohon, meja yang bergeser di dorong ke tempat lain. Sebagai media kelas V sekolah
dasar. Pembuatan rancangan media pembelajaran dengan bahan dasar kertas manila
adalah sebagai berikut:
A. Bahan pembuatan media:
1. Kertas manila
2. Gunting
3. Double tip
4. Kertas warna
5. Pulpen
6. Gambar media yang akan di buat dll.
B. Cara membuat
media
1. Gambar media yang akan di buat dengan polpen
2. Kertas di otong sesuai dengan ukkuran
3.
tempelkan pada media yanng sudah di siapkan dll.
C.
di gunakan untuk kelas 5 sekolah dasar, pada mata
pelajaran ipa
D.
tujuan media pembelajaran
1.
siswa mampu memanfaatkan barang bekas yang mengandung
magnet
2.
siswa mampu mempraktekan cara menggunakan media magnet
3.
siswa mampu memahami manfaat kegunaan magnet dll.
III.
Langkah – langkah
pembuatan rancangan ppt pada media materi gaya kelas 5 sekolah dasar :
1.
Materi akan disertakan gambar macam – macam gaya agar siswa bisa mengetahui
2.
Setelah materi ada beberapa soal dengan materi
tersebut di sertakan gambar, animasi soal tersebut akan di jawab oleh siswa
3.
Soal soal dalam ppt tersebut nanti berupa pilihan
ganda.




